Kembali ke rutinitas yang membosankan,,
bergumul dengan tumpukan kertas-kertas lusuh,,
Merah,putih,hijau,kuning,,berlapis-lapis,,
mengejar sebuah status "pegawai",
"Biar tak malu jika ditanya sudah kerja ato blom?", kata Emak..
Ahh,,tai kucing,,ketika bau busuk mirip kotoran kucing menghampiri ujung nafasku, huh,,
baunya begitu menyengat seperti bau mayat,,mayat korban kekerasan dalam bekerja,,
Iahh,,Tenaga Kerja Indonesia bernasib begitu memilukan,,sangat memilukan,,
dirampok bahkan nyawa menjadi taruhannya,,TRAGIS!
Ahh,,bau yang mirip tai kucing itu kembali menusuk hingga rongga dada,,nafas ku tercekat,, huh,
tercekat seperti saat menyaksikan GAYUS begitu bebas menari-nari diatas HUKUM,, "Ahh, ganti saja chanelnya,,ganti sinetron aja!", kata Bapak. "Karena ga ada beda,,semua kasus di negeri ini seperti kisah dalam sinetron,,ga ada habisnya..bla..bla..bla", semakin panjanglah khotbah si Bapak.
Bau yang mirip tai kucing itu belum juga sirna,,akhirnya kuputuskan untuk mencari sumber dari bau yang sangat tidak sedap itu,,
Baunya tercium begitu rupa tapi asal dari bau itu belum juga kutemukan,,seperti KASUS CENTURY yang sumbernya sudah diketahui tapi menjadi kabur..bur..bur..bur...
arghhhh....
Dimana letak bau, bau dan bau itu???
Hilir mudik, mondar mandir, kesana kemari, aku mencari,,seperti Aparat hukum yang mencari-cari atau mencoba berpura-pura mencari siapa yang patut untuk didakwa bersalah,, Hemmm,,
Setelah berhari-hari mencari,,,cieee,,,
akhirnya kutemukan juga sumber dari bau tersebut,,,
Setelah melakukan investigasi yang mendalam dapat disimpulkan bahwa :
aku memutuskan untuk pergi dari tempat tersebut,,iahhh seperti aparat hukum yang tak punya nyali ketika berhadapan dengan orang-orang dari pemerintahan,,orang-orang yang berkuasa,,orang-orang yang punya duit,,,
Ahhhhh,,,,,kapan ku punya nyali untuk menyatakan kebenaran? Soal tai kucing seperti itu saja sudah membuat ciut nyali ku..
Ahhhhh,,,,Bau Tai Kucing itu kembali merayap disela-sela hembusan angin,, Bau tai kucing itu ternyata telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidupku,,jadi nikmati saja..!!
Ahhhhhhh,,,betapa bodohnya...
Baca Selanjutnya......
Ahh,,tai kucing,,ketika bau busuk mirip kotoran kucing menghampiri ujung nafasku, huh,,
baunya begitu menyengat seperti bau mayat,,mayat korban kekerasan dalam bekerja,,
Iahh,,Tenaga Kerja Indonesia bernasib begitu memilukan,,sangat memilukan,,
dirampok bahkan nyawa menjadi taruhannya,,TRAGIS!
Ahh,,bau yang mirip tai kucing itu kembali menusuk hingga rongga dada,,nafas ku tercekat,, huh,
tercekat seperti saat menyaksikan GAYUS begitu bebas menari-nari diatas HUKUM,, "Ahh, ganti saja chanelnya,,ganti sinetron aja!", kata Bapak. "Karena ga ada beda,,semua kasus di negeri ini seperti kisah dalam sinetron,,ga ada habisnya..bla..bla..bla", semakin panjanglah khotbah si Bapak.
Bau yang mirip tai kucing itu belum juga sirna,,akhirnya kuputuskan untuk mencari sumber dari bau yang sangat tidak sedap itu,,
Baunya tercium begitu rupa tapi asal dari bau itu belum juga kutemukan,,seperti KASUS CENTURY yang sumbernya sudah diketahui tapi menjadi kabur..bur..bur..bur...
arghhhh....
Dimana letak bau, bau dan bau itu???
Hilir mudik, mondar mandir, kesana kemari, aku mencari,,seperti Aparat hukum yang mencari-cari atau mencoba berpura-pura mencari siapa yang patut untuk didakwa bersalah,, Hemmm,,
Setelah berhari-hari mencari,,,cieee,,,
akhirnya kutemukan juga sumber dari bau tersebut,,,
Setelah melakukan investigasi yang mendalam dapat disimpulkan bahwa :
- Benar bahwa memang itu adalah tai kucing.
- Tai kucing tersebut berada dan melekat tepat pada sebuah ban mobil yang terparkir didepan rumah
- Usut punya usut, mobil tersebut ber plat MERAH,,,
- Ternyata mobil tersebut milik pejabat A yang datang berkunjung pada hari itu guna meresmikan balai desa.
aku memutuskan untuk pergi dari tempat tersebut,,iahhh seperti aparat hukum yang tak punya nyali ketika berhadapan dengan orang-orang dari pemerintahan,,orang-orang yang berkuasa,,orang-orang yang punya duit,,,
Ahhhhh,,,,,kapan ku punya nyali untuk menyatakan kebenaran? Soal tai kucing seperti itu saja sudah membuat ciut nyali ku..
Ahhhhh,,,,Bau Tai Kucing itu kembali merayap disela-sela hembusan angin,, Bau tai kucing itu ternyata telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidupku,,jadi nikmati saja..!!
Ahhhhhhh,,,betapa bodohnya...


